Sebagiandari hizib (kumpulan dzikir) yang cukup populer di kalangan masyarakat adalah Hizib Nawawi. Nama "Hizib Nawawi" dinisbatkan kepada sang penyusun hiz Sebagiandari hizib (kumpulan dzikir) yang cukup populer di kalangan masyarakat adalah Hizib Nawawi. Nama "Hizib Nawawi" dinisbatkan kepada sang penyusun hizib ini yang tak lain adalah salah satu wali quthb di zamannya, Syekh Abi Zakaria Yahya bin Syarafuddin an-Nawawi, atau yang biasa dikenal dengan Imam an-Nawawi.. Imam an-Nawawi merupakan pembesar ulama fiqih mazhab Syafi'i. Ituartinya Allah menunjukan penyakit kita agar diobati. Alhamdulillah Allah masih memberi kita rasa introspeksi diri sehingga kita memiliki kesempatan dan petunjuk untuk menjadikan kita pribadi yang lebih baik lagi. Hizib Nawawi dibaca setiap pagi (selesai sholat subuh hingga waktu dhuha) dan atau saat petang (waktu antara maghrib dan isya HizibNawawi Yang Asli Beserta Artinya || Ilmu Kabatinan Paling Tinggihizib nawawi,hizib nawawi Asli,hizib nawawi dan artinya,hizib nawawi guru sekumpul,hizi LayaknyaHizib Bahar, Hizib Nashor juga memiliki beberapa faedah, antara lain : Baca Juga. Teks Niat Sholat Jama' Taqdim & Takhir. Teks Bacaan Doa Sujud Sahwi - Arab Latin dan Artinya. Teks Bacaan Shalawat Tarhim - Lengkap Arab Latin dan Artinya. Menolak Bala'. Menangkal Sihir, Santet, Tenung. Menggetarkan hati musuh. yWDD. – Dalam kumpulan doa-doa atau wirid, biasanya terdapat juga sejumlah doa yang disebut dengan hizib arab hizb. Isinya adalah serangkaian doa dan sejumlah ayat-ayat Al-Qur’an, disusun oleh ulama masyhur tertentu, dan sebagian memiliki tata aturan kapan waktu membacanya. Hizib ini juga memiliki nama yang berbeda-beda, semisal Hizb al-Bahr, Hizb an-Nashr, Hizb an-Nawawi dan sebagainya. Tapi, apa sebenarnya arti dari istilah hizib ini ?Syamsuddin al-Fasi as-Syarqi dalam bukunya, Syarh Hizb al-Imam an-Nawawi sebelum menjelaskan hizib an-Nawawi tersebut, memulai dengen penjelasan umum soal apa dan bagaimana sebenarnya hizib itu. Hizib yang merupakan kata berbahasa Arab ini pada makna awalnya tidak selalu bermakna doa-doa atau wirid tertentu. Memang, salah satu maknanya seperti dikutip dari kamus al-Mishbah al-Munir karya Ahmad al-Fayyumi, adalah al-Wird. Makna selengkapnya adalah sebagai berikut,الورد يعتاده الشخص من صلاة، وقراءة، ونحو ذلك، والنصيب، والطائفة من الناسWirid/kebiasaan yang biasa dikerjakan oleh seseorang baik berupa shalawat, membaca al-Qur’an, hadis, atau wirid tertentu, dan contoh lainnya; Bagian; sekelompok kecil dari manusia at-Thaifah.Karena itulah, terkait persamaan arti hizib dengan wirid, Nabi Saw. pernah menyatakan bahwa wirid juga berarti apa yang dirutinkan kita lakukan. Maka, sabda Nabi Saw. tersebut pun selaras dengan pendapat para pakar bahasa bahwa wirid al-wird dan hizib al-hizb itu jawaban mengapa meskipun kata hizb memiliki kesamaan dengan kata wird, namun memiliki makna-makna yang lain, jawabannya adalah karena dalam bahasa Arab dan juga bahasa lainnya sebenarnya dikenal konsep isytirak, dimana ada banyak makna yang lahir dari penggunaan kata. Itulah mengapa hizb juga digunakan untuk menyebut makna kelompok at-Thaifah, kelompok besar hizb, biasa diartikan saat ini dengan partai, silaah alat perang jama’ah, atau an-naubah yang berarti saluran khusus keluarnya ulama mencoba mencari titik temu semua makna yang lahir dari kata al-hizb. Menurut Syamsuddin al-Fasi dalam Syarh Hizb al-Imam an-Nawawi, penggunaan kata al-hizb dengan al-wird sebagai bentuk kiasan dari makna aslinya. Hizib sama dengan at-Tha’ifah atau al-Jama’ah, karena hizib adalah sejumlah atau sekelompok zikir. Hizib sama dengan as-silaah, karena hizib yang didawamkan atau dirutinkan di waktu-waktu tertentu layaknya alat yang rutin digunakan untuk keperluan sehari-hari atau membela diri. Hizib sama dengan an-naubah karena kata tersebut di kalangan orang Arab artinya adalah sumber air yang hanya muncul di waktu tertentu. Ini layaknya hizib yang hanya dibaca di waktu atau kondisi tertentu makna hizib yang berarti sejumlah zikir tertentu, ini seperti yang didefinisikan Syaikh Waliyullah Ahamd Zarruq, bahwa hizib adalahمجموع أذكار وأدعية وتوجهات وضعت للذكر والتذكير والتعوذ من الشر وطلب الخير واستنتاج المعارف وحصول العلم مع جمع القلب على الله سبحانه وتعالىsejumlah bacaan zikir, doa, dan tawajjuh yang disusun untuk tujuan berzikir, memohon perlindungan dari keburukan, mengharapkan kebaikan, memohon diberikan pengetahuan, yang dibaca dengan menyatunya hati bersama Allah Subhaanahu wa Ta’ bagaimana pandangan para ulama mengenai ulama mengenai hizib, sudah dijelaskan sebagian di artikel A’lam. Hizib bahr merupakan hizib yang masyhur, tak heran jika banyak diamalkan para ulama, santri maupun pengamal tarekat khususnya tarekat Syadziliyah. Sahabat muslim, yuk mengenal lebih dalam bacaan, cara mengamalkan dan fadhilahnya dengan terus menyimak ulasan berikut sampai akhir. Pengertian Hizib BahrTata Cara Mengamalkan Hizib BahrKeutamaan Hizib BahrHizib yang Memiliki Derajat AgungMenyembuhkan PenyakitMenjauhkan dari Mara BahayaTerhindar dari Keburukan dan Tipu DayaShare thisRelated posts Pengertian Hizib Bahr Hizib yang juga terkenal dengan istilah Al-Hizib Ash-Shaghir ini berasal dari kata bahar yang artinya adalah laut. Kumpulan dari dzikir diberi nama bahar karena berdasarkan ceritanya sebelum disebar luaskan kepada masyarakat hizib dibiarkan menggenang begitu saja di laut. Hal ini telah dijelaskan pada kitab Al-Kunuz an-Nuraniyah halaman 350 yang berbunyi Baca Juga Bacaan Wirid Sakran Beserta Manfaatnya أيضا الصغير لحزب ويسمى ,لبحرذكر من فيه ورد ولما ,البحر في وضع لأنه البحر حزب وسمي Artinya “Hizib ini disebut dengan Hizib Bahar laut karena hizib ini pernah ditaruh di laut, dan juga karena di dalamnya disebutkan kata Al-Bahr. Hizib ini juga dinamakan dengan Al-Hizib Ash-Shaghir” Hizib disusun oleh salah seorang wali qutub yang juga menjadi pendiri tarekat Syadziliyah, yaitu Abi Hasan Ali bin Abdillah bin Abdil Jabbar asy-Syadzili. Tanah kelahiran beliau adalah di Iskandariah tepatnya lahir pada tahun 571 H dan meninggal di tahun 565 H. Semasa hidupnya, beliau dikenal sebagai pembesar ulama sufi. Banyak dijumpai kitab-kitab tasawuf yang di dalamnya berisi kisah-kisah keistimewaan dan karamah beliau. Salah satu muridnya bernama Abu Al-Abbas Al-Mursi, seorang ulama sufi terkenal yang akan melanjutkan silsilah kemursyidan tarekat Syadziliah. Berawal dari beliau, kemudian muncul lagi seorang ulama kenamaan tasafuw bernama Ibnu Atha’illah As-Sakandari yang menulis kitab induk tasawuf Al-Hikam. Selain itu, ada juga Imam Al-Bushiri yaitu seorang ulama yang mengarang Qasidah Burdah. Berikut merupakan bacaannya Baca Juga Manfaat Mengamalkan Sholawat Jibril 500x Tata Cara Mengamalkan Hizib Bahr Beradab yang baik seperti halnya ketika membaca dzikir atau hizib-hizib lainnya. Hanya memohon pertolongan kepada Allah saja dan tidak kepada yang lain. Bertawassul, caranya dengan membaca surat Al-Fatihah untuk ditujukan kepada Imam Abi Hasan asy-Syadzili. Sahabat muslim yang memiliki hajat tertentu maka saat membaca kalimat “Al-Bahr” dianjurkan sambil mengangan-angankan hajat tersebut di dalam pikiran. Selain itu, sebelumnya dianjurkan melaksanakan sholat sunnah hajat. Usai salam, membaca hizib 3 kali. Wajah menghadap ke arah yang berbeda yaitu belakang, depan, samping kiri, samping kanan, bawah dan atas ketika membaca ayat “Ha mim.” Ayat tersebut dibaca sejumlah 7 kali. Pada saat akan membaca ayat yang ketujuh maka tangan memegang tubuh dan sekitarnya. Selanjutnya, diusapkan ke wajah sambil memikirkan apa saja yang diinginkan. Ketika mengucapkan kalimat “Kaf ha ya ain shad kifayatuna” pada setiap awal hurufnya, tangan kanan menggenggam satu demi satu jari. Cara memulainya bisa dari jari kelingking dan berakhir pada ibu jari. Sedangkan, tangan kanan posisinya terus menggenggam hingga bacaan “Ha ain sin qhaf” selesai dibaca. Selanjutnya, dibuka genggaman tangan kanan bisa dimulai dari ibu jari, yaitu bagian jari yang terakhir kali digenggam. Apabila sahabat muslim memiliki hajat atau keinginan yang sangat besar dan bersifat mendesak maka hizib bisa diamalkan dengan sebelumnya membaca terlebih dahulu surat Al-Fatihah 7 kali, lalu surat Quraisy 21 kali barulah membaca hizib. Insya Allah bisa mewujudkan apa saja yang diinginkan. Baca Juga Khasiat Zikir Hari Senin Keutamaan Hizib Bahr Hizib yang Memiliki Derajat Agung Artinya adalah hizib jika dibaca oleh orang yang sedang takut atau khawatir secara berlebihan maka akan membuat orang tersebut merasa aman. Hal ini dikarenakan hatinya menjadi lebih tenang. Menyembuhkan Penyakit Orang yang sakit dan membacanya maka akan sembuh. Sedangkan, orang yang sedang dilanda kesedihan apabila membaca hizib tersebut maka dapat menghilangkan kesedihan di hatinya. Menjauhkan dari Mara Bahaya Apabila sahabat muslim membaca di suatu tempat maka akan dijauhkan dari mara bahaya dan terhindar dari hama. Sedangkan, jika dibaca ketika matahari terbit maka Allah senantiasa akan mengijabah doanya, meninggikan derajatnya, menghilangkan kegelisahan di dalam hidupnya, melapangkan dadanya dan menjauhkan dari gangguan baik jin maupun manusia. Terhindar dari Keburukan dan Tipu Daya Orang yang istiqamah membaca wirid maka akan disukai, diagungkan dan dimuliakan oleh orang lain yang memandangnya. Selain itu, dapat memberikan keamanan dan dijauhkan dari tipu daya kaum atau golongan yang bertindak sewenang-wenang terhadap dirinya dan tidak akan meninggal dalam kondisi terbakar, tenggelam ataupun hilang. Baca Juga Karomah Sholawat Munjiyat dan Sejarahnya Apabila sedang berada di laut dan angin berhembus sangat kencang lalu sahabat muslim membacakan hizib maka angin tersebut akan menghilang atas seizin Allah SWT. Saat hizib ditulis dan digantungkan pada sebuah benda maka benda tersebut insya Allah akan selalu dijaga oleh Allah SWT. Sahabat muslim di mana pun berada, semoga hizib bahr bisa diamalkan secara rutin dengan penuh kekhusyukan dan istiqamah. Dengan demikian, fadhilah dari bacaan tersebut bisa diperoleh dan mendapat keberkahan dari orang yang menyusunnya. Pemuda Muslim Yang Selalu Memperbaiki Hati dan Diri Programmer Blogger Desainer Sebagian dari hizib kumpulan dzikir yang cukup populer di kalangan masyarakat adalah Hizib Nawawi. Nama “Hizib Nawawi” dinisbatkan kepada sang penyusun hizib ini yang tak lain adalah salah satu wali quthb di zamannya, Syekh Abi Zakaria Yahya bin Syarafuddin an-Nawawi, atau yang biasa dikenal dengan Imam an-Nawawi. Imam an-Nawawi merupakan pembesar ulama fiqih mazhab Syafi’i. Karyanya dalam bidang fiqih banyak menghiasi jendela khazanah keislaman, seperti kitab Minhaj ath-Thalibin, Raudhah ath-thalibin, dan al-Majmu’ ala Syarh al-Muhadzab. Beliau juga terkenal sebagai ulama yang pakar dalam bidang hadits. Dua karyanya dalam bidang hadits banyak diajarkan di berbagai lembaga pendidikan yang tersebar di berbagai penjuru dunia, termasuk di Indonesia. Dua karya itu adalah kitab al-Arba’in an-Nawawiyah dan Riyadh as-Shalihin. Sedangkan dalam tema dzikir dan wirid, beliau mengarang kitab al-Adzkar an-Nawawiyah yang di dalamnya menyebutkan berbagai macam dzikir sekaligus sumber dalil pengambilannya. Hizib Nawawi sejatinya merupakan himpunan dzikir-dzikir yang istiqamah diamalkan oleh Imam an-Nawawi setiap harinya. Lalu kumpulan dzikir tersebut dikumpulkan menjadi satu, hingga masyhur dikenal dengan nama Hizib Nawawi. Hizib Nawawi ini merupakan bacaan istiqamah berbagai tarekat, salah satunya tarekat al-Qadiriyah al-Aliyah. Hizib ini dinilai dapat menjaga dan membentengi seorang salik orang yang menggapai jalan Allah dari keburukan nafsu, setan, dan tipu daya keduanya. Faedah membaca Hizib Nawawi disebutkan dalam kitab al-Kunuz an-Nuraniyah وهو من المجربات العظيمة للحفظ من السحر والعين وشر الشيطان والجان، ولتفريج الكروب، ولرد كيد الظالمين وبغى الباغين، وحسد الحاسدین، والدخول تحت كنف الله وستره وحمايته -ومن فضائله أنه يكسو قارئه حلةً من البهاء والنور والجلال والجمال “Hizib ini termasuk hizib yang mujarab untuk menjaga dari sihir, tipuan mata bagian dari sihir, dan keburukan setan dan jin. Hizib ini juga berfaedah untuk menghilangkan kesusahan, menolak tipu daya orang-orang yang zalim, menolak aniaya para penganiaya dan kedengkian para pendengki serta agar ternaungi dalam naungan dan perlindungan Allah. Sebagian fadhilah keutamaan yang lain, hizib ini akan menghiasi pembacanya dengan kemuliaan, cahaya, keagungan, dan keindahan” Sayyid Mukhlif Yahya al-Ali al-Hudzaifi al-Husaini, al-Kunuz an-Nuraniyah, hal. 179-180. Cara membaca Hizib Nawawi ini, secara umum dapat diamalkan dengan lima cara Pertama, dibaca dua kali sehari, yakni di pagi hari setelah shalat subuh sampai waktu dhuha dan malam hari setelah waktu maghrib sampai masuk waktu isya’. Kedua, dibaca tiga kali sehari, yakni seperti dua waktu di atas ditambah lagi pada saat masuk waktu sahur. Ketiga, dibaca lima kali sehari, yakni setiap selesai melaksanakan shalat lima waktu. Keempat, dibaca tujuh kali sehari, yakni lima kali setiap selesai melaksanakan shalat lima waktu ditambah dengan setelah melaksanakan shalat dhuha dan menjelang tidur. Kelima, dibaca 14 kali, yakni dibaca tujuh kali saat pagi dan sore dan tujuh kali saat malam. Lima cara di atas dapat diamalkan sepenuhnya sesuai dengan kecenderungan dan kemantapan kita. Namun cara pengamalan yang paling utama adalah cara ketiga, yang berfaedah akan memberikan penjagaan dan keamanan pada pembacanya. Semoga dengan mengamalkan hizib ini, kita mendapatkan fadhilah dan keberkahan dari Imam an-Nawawi serta menjadikan kita semakin bersemangat dalam menjalankan ibadah kepada Allah Swt. Amin yaa Rabbal Alamin. Ustadz M. Ali Zainal Abidin, pengajar di Pondok Pesantren Annuriyah, Kaliwining, Rambipuji, Jember Teks lengkap Hizib Nawawi bisa diakses di NU Online Super App versi Android dan versi iOS Akses pula dengan mudah fitur Al-Qur'an, Yasin & Tahlil, Jadwal Shalat, Kompas Kiblat, Wirid, Ziarah, Ensiklopedia NU, Maulid, Khutbah, Doa, dan lain-lain. Kamis 11-08-2022,1600 WIB Ilustrasi Kitab AKSARA KHATULISTIWA - Hizib Nawawi, sebagaimana hizib-hizib yang lainnya metupakan bacaan hizib yang cukup populer di kalangan masyarakat umum. Hizib Nawawi adalah nama yang diambil dari penyusunnya yang tak lain yaitu merupakan salah satu ulama dan wali quthb di zamannya, yaitu Al Mukarrom Syekh Abu Zakaria Yahya bin Syarafuddin an-Nawawi, atau yang terkenal di masa sekarang ini dengan nama Imam An-nawawi. Bukan lagi menjadi rahasia umum bahwasannya Imam Nawawi atau Syech Nawawi Al Bantani merupakan satu dari sekian banyak ulama besar kaum muslimin yang sangat diakui keilmuannya. BACA JUGAKultum Singkat Ustadz Adi Hidayat! Inilah Bacaan Dzikir yang Tak Boleh Dilewatkan Imam an-Nawawi merupakan pembesar ulama fiqih mazhab Syafi’i. Karyanya dalam bidang fiqih banyak menghiasi jendela khazanah keislaman, seperti kitab Minhaj ath-Thalibin, Raudhah ath-thalibin, dan al-Majmu’ ala Syarh al-Muhadzab. Beliau juga terkenal sebagai ulama yang pakar dalam bidang hadits. Dua karyanya dalam bidang hadits banyak diajarkan di berbagai lembaga pendidikan yang tersebar di berbagai penjuru dunia, termasuk di Indonesia. Dua karya itu adalah kitab al-Arba’in an-Nawawiyah dan Riyadh as-Shalihin. Nah mengenai Hizib Nawawi ini, sebenarnya merupakan himpunan dzikir yang secara konsisten dibaca dan diamalkan Imam An-Nawawi di setiap hari. Yang selanjutnya dari himpunan dzikir tersebut digabunglah menjadi sebuah satu kesatuan, yang hingga akhirnya diketahui khalayak orang dan masyhur dikenal dengan nama Hizib Nawawi. Hizib Nawawi sendiri merupakan bacaan yang diamalkan secara istiqamah berbagai tarekat, salah satunya tarekat al-Qadiriyah al-Aliyah. BACA JUGAIjazah Amalan Doa Pelancar Usaha, Bacalah Ayat Al-Quran Ini Agar Daganganmu Laris Manis Bahkan Hizib Nawawi dinilai dapat menjaga dan membentengi mereka yang menggapai jalan Allah dari keburukan nafsu, setan, dan tipu daya keduanya. Ilustrasi berdoa-Ali Arapoglu-pexels Khasiat atau Fadhilah dari membaca Hizib Nawawi ini telah disebutkan dalam kitab al-Kunuz an-Nuraniyah sebagai berikut وهو من المجربات العظيمة للحفظ من السحر والعين وشر الشيطان والجان، ولتفريج الكروب، ولرد كيد الظالمين وبغى الباغين، وحسد الحاسدین، والدخول تحت كنف الله وستره وحمايته -ومن فضائله أنه يكسو قارئه حلةً من البهاء والنور والجلال والجمال Artinya“Hizib ini termasuk hizib yang mujarab untuk menjaga dari Sihir, tipuan mata bagian dari Sihir, dan keburukan setan dan Jin. Hizib ini juga berfaedah untuk menghilangkan kesusahan, menolak tipu daya orang-orang yang zalim, menolak aniaya para penganiaya dan kedengkian para pendengki serta agar ternaungi dalam naungan dan perlindungan Allah. Sebagian fadhilah keutamaan yang lain, hizib ini akan menghiasi pembacanya dengan kemuliaan, cahaya, keagungan, dan keindahan” Sayyid Mukhlif Yahya al-Ali al-Hudzaifi al-Husaini, al-Kunuz an-Nuraniyah, hal. 179-180. Dari penjelasan kitab al-Kunuz an-Nuraniyah bisa kita ketahui jika khasiat Hizib Nawawi yang dapat dirasakan adalah sebagai berikut BACA JUGATata Cara dan Adab Membaca Hizib Bahr! Berikut Makna Serta Keutaman Mengamalkannya Akan memperoleh pertolongan dari Allah SWT Khasiat yang pertama yang akan didapatkan ketika istiqomah membaca hizib Nawawi adalah memperoleh pertolongan dari Allah SWT. Pembaca Hizib Nawawi nantinya akan memperoleh kemudahan dalam menjalani segala aktifitas kehidupan sehari-hari. Apabila terjadi musibah, halangan, tantangan ataupun rintangan, maka Allah akan mempermudah jalan keluarnya. Dijaga dari tipu daya jin dan manusia Fadhilah membaca Hizib Nawawi selanjutnya yaitu Anda akan mendapatkan perlindungan dari gangguan jin dan manusia. Para jin tidak akan berani lagi mengganggu kehidupan Anda. Selain itu Anda akan terselamatkan dari pelet-pelet atau bahkan sihir yang diarahkan kepada diri Anda. Kemudian Anda pun akan terpelihara dari setiap kejahatan manusia yang dengki dan iri kepada kebaikan yang ada pada diri Anda. Meningkatkan kewibawaan Anda Kemudian Anda akan memiliki tingkat kewibawaan yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Apabila Anda adalah seorang pemimpin di sebuah perusahaan, maka anak buah Anda akan semakin lebih hormat dan taat. Apabila Anda seorang pemimpin sebuah daerah, maka setiap pembantu dan masyarakat yang anda bawahi akan merasa lebih segan dan selalu siap menjalankan perintah-perintah Anda. Itulah beberapa fadhilah membaca Hizib Nawawi. Selanjutnya untuk cara membaca Hizib Nawawi sendiri, secara umum dapat diamalkan dengan lima cara BACA JUGAHizib Nashar Beserta Terjemahannya, Ketahui Syarat dan Manfaat Sebelum Mengamalkan! Dapat Menghancurkan Musuh Pertama, Hizib Nawawi dibaca dua kali sehari, yakni di pagi hari setelah shalat subuh sampai waktu dhuha dan malam hari setelah waktu maghrib sampai masuk waktu isya’. Kedua, Hizib Nawawi dibaca tiga kali sehari, yakni seperti dua waktu di atas ditambah lagi pada saat masuk waktu sahur. Ketiga, Hizib Nawawi dibaca lima kali sehari, yakni setiap selesai melaksanakan shalat lima waktu. Keempat, Hizib Nawawi dibaca tujuh kali sehari, yakni lima kali setiap selesai melaksanakan shalat lima waktu ditambah dengan setelah melaksanakan shalat dhuha dan menjelang tidur. Kelima, Hizib Nawawi dibaca 14 kali, yakni dibaca tujuh kali saat pagi dan sore dan tujuh kali saat malam. Dari lima cara di atas Anda dapat memilih salah satu cara mengamalkan Hizib Nawawi, yaitu sesuai dengan kecenderungan dan kemantapan Anda. BACA JUGAApa Itu Hizib dan Apakah Sama dengan Wirid? Ini Penjelasan Lengkapnya Menurut Pandangan Para Ulama Bacaan Hizib Nawawi Berikut ini hanya merupakan sepenggal dari bacaan hizib nawawi yang bisa dikatakan cukup panjang بِسْمِ اللَّهِ اَلله أَكْبَرُ أَقُولُ عَلَى نَفْسِى وَعَلَى دِيْنِى وَعَلَى أَهْلِى وَعَلَى أَوْلاَدِى وَعَلَى مَالِى وَعَلَى أَصْحَابِى وَعَلَى أَدْيَانِهِمْ وَعَلَى أَمْوَالِهِمْ أَلْفَ لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ العَلِيِّ الْعَظِيْم 2× . بِسْمِ اللَّهِ وَبِاللهِ وَمِنَ اللَّهِ وَإلَى اللَّهِ وَعَلَى اللَّهِ وَفِى اللَّهِ وَ لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ. بِسْمِ اللَّهِ عَلَى دِيْنِى وَعَلَى نَفْسِى, بِسْمِ اللَّهِ عَلَى مَالِى وَعَلَى أَهْلِى وَعَلَى أَوْلاَدِى وَعَلَى أَصْحَابِى. بِسْمِ اللَّهِ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ أَعْطَانِيْهِ رَبِّى. بِسْمِ اللَّهِ رَبِّ السَّمَوَاتِ السَّبْعِ, وَ رَبِّ اْلأَرَضِيْنَ السَّبْعِ, وَ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ, بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْئٌ فِي اْلأَ رْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ 3× . بِسْمِ اللهِ خَيْرِ اْلأَسْمَاءِ فِي اْلأَ رْضِ وَفِى السَّمَاءِ, بِسْمِ الله أَفْتَتِحُ وَبِهِ أَخْتَتِمُ اللّهَ اللّهَ اللّهَ رَبِّى لاَ أُشْرِكَ بِهِ أَحَدًا, اللّهُ اللّهُ اللّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ. اللّهُ اللّهُ اللّهُ أَعَزُّ وَأَجَلُّ وَأَكْبَرُ مِمَّا أَخَافُ وَأَحْذَرُ 3×. اللّهُمَّ إِنِّى َأَعُوذُبِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِى وَ مِنْ شَرِّ غَيْرِى, مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ رَبِّى, بِكَ اللّهُمَّ أَخْتَرِزُ مِنْهُمْ, وَ بِكَ اللّهُمَّ أَدْرَأُ فِى نُحُورِهِمْ, وَ بِكَ اللّهُمَّ َأَعُوذُ مِنْ شُرُورِهِمْ وَأَسْتَكْفِيْكَ إيَِّاهُمْ وَاُقَدِّمُ بَيْنَ يَدَيِّ وَأَيْدِيْهِمْ وَأَيْدِي مَنْ أَحَاطَتْهُ عِنَايَتِى وَشَمِلَتْهُ إِحَاطَتِى. بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ. اللَّهُ الصَّمَدُ. لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ. وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ 3× . وَمِثْلُ ذَلِكَ عَنْ يَمِيْنِى وَأَيْمَانِهِمْ, وَمِثْلُ ذَلِكَ عَنْ شِمَالِى وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ, وَمِثْلُ ذَلِكَ أَمَامِى وَأَمَامَهُمْ, وَمِثْلُ ذَلِكَ مِنْ خَلْفِى وَمِنْ خَلْفِهِمْ, وَمِثْلُ ذَلِكَ مِنْ فَوْقِى وَمِنْ فَوْقِهِمْ, وَمِثْلُ ذَلِكَ مِنْ تَحْتِى وَ مِنْ تَحْتِهِمْ, وَمِثْلُ ذَلِكَ محُِيْطٌ بِى وَبِهِمْ, وَبِمَا أَحَطْنَابِهِ. اللّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ لِى وَلَهُمْ مِنْ خَيْرِكَ بِخَيْرِكَ الَّذِى لاَ يَمْلِكُهُ غَيْرُكَ, اللّهُمَّ اجْعَلْنِى وَ إيَّاهُمْ فِى حِفْظِكَ وَعِيَاذِكَ وَعِيَالِكَ وَجِوَارِكَ وَأَمْنِكَ وَأَمَانَتِكَ وَحِزْبِكَ وَحِرْزِكَ وَكَنَفِكَ وَسِتْرِكَ وَلُطْفِكَ وَمِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَسُلْطَانٍ, وَإِنْسٍ وَجَانٍّ, وَبَاغٍ وَحَاسِدٍ, وَسَبُعٍ وَحَيَّةٍ وَعَقْرَبٍ, وَمِنْ شَرِّ كُلِّ دَابَّةٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا إِنَّ رَبىِّ عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ, حَسْبِيَ الرَّبُّ مِنَ الْمَرْبُوبِيْنَ, حَسْبِيَ الْخَالِقُ مِنَ الْمَخْلُوقِيْنَ, حَسْبِيَ الرَّازِقُ مِنَ الْمَرْزُوقِيْنَ, حَسْبِيَ السَّاتِرُ مِنَ الْمَسْتُورِيْنَ, حَسْبِيَ الناصِرُ مِنَ الْمَنْصُورِيْنَ, حَسْبِيَ القَاهِرُ مِنَ الْمَقْهُورِيْنَ, حَسْبِيَ الَّذِى هُوَحَسْبِي, حَسْبِيَ مَنْ لَمْ يَزَلْ حَسْبِي, حَسْبِيَ اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ, حَسْبِيَ اللهُ مِنْ جَمِيْعِ خَلْقِهِ. Nah itulah ulasan atau pembahasan mengenai Hizib Nawawi, semoga bermanfaat dan bagi Anda yang hendak mengamalkannya dapat menjalaninya dengan istiqomah. Agar dapat meraih fadhilah dan khasiat dari yang terkandung di dalam Hizib Nawawi ini atas izin Allah SWT. Wallahu 'alam. AK `

hizib nawawi dan artinya